HOME
Home » Desain » Design Rumah Sederhana Ramah Lingkungan

Design Rumah Sederhana Ramah Lingkungan

Posted at February 6th, 2015 | Categorised in Desain

Design rumah sederhana ramah lingkungan bukan hanya menjadi alternatif bagi model rumah sederhana minimalis dan klasik. Rumah ramah lingkungan yang eco friendly diprediksi bakal menjadi trend di masa yang akan datang.

Salah satu perancang rumah eco friendly asli Amerika, Stephanie Horowitz’s mengatakan rumah yang ramah lingkungan adalah rumah yang sederhana. Karena di balik kesederhanaan ini, Anda bisa lebih leluasan bermain dengan sumber daya di sekitar Anda. Dan itu sebabnya design rumah sederhana adalah salah satu kunci utama dari rumah ramah lingkungan.

Bahkan bila Anda menilik rancangan dari Stephanie Horowitz’s ini, Anda akan menjumpai fasad rumah yang sangat sederhana, dengan bentuk rumah yang mungkin tak ubahnya dengan rumah khayalan anak-anak dengan bentuk kotak sempurna dan atap sudut biasa. Menurutnya lagi model semacam ini justru menjadi fasad paling sempurna untuk menuangkan ide-ide ramah lingkungannya.

Design rumah sederhana bisa dengan mudah beradaptasi dalam perjalanan musim, siap memberi kehangatan di musim penghujan yang dingin dan siap memberi Anda kesejukan ketika udara tengah panas dan terik. Ide dasarnya adalah pencahayaan, aliran udara dan ukuran ruang.

Design Rumah Sederhana Tenaga Surya Design Rumah Sederhana Ramah Lingkungan Design Rumah Sederhana Eco Friendly Design Rumah Sederhana Ramah Lingkungan Stephanie Horowitz

Ciri-Ciri Design Rumah Sederhana Ramah Lingkungan

  1. Jendela Kaca Besar
    Design rumah sederhana dengan sistem ramah lingkungan selalu memiliki jendela besar dengan kaca-kaca besar bahkan kadang tanpa bingkai-bingkai berlebihan, mudah dan leluasa Anda buka sehingga udara masuk dengan baik. Anda bisa menggunakan sistem buka geser (sliding) bila ruangan dalam rumah Anda terbatas.
    Jendela besar ini membantu tidak hanya sirkulasi udara menjadi lancar dan mengurangi kepengapan ketika udara panas, tetapi juga mengurangi pengeluaran listrik karena Anda tidak perlu pendingin ruangan dan lampu di siang hari. Juga akan memberi kehangatan ketika udara sedang dingin.
  2. Eternit/Plafon Tinggi
    Pasang eternit tinggi hingga  lekat dengan atap karena ini memberi ruang cukup luas untuk perputaran udara. Ruang sempit pada rumah mungil sekalipun tidak akan terasa pengap atau panas dengan suasana rumah semacam ini. Menurut Stephanie Horowitz’s mereka yang menghuni kawasan kathulistiwa sebenarnya justru semakin membutuhkan rumah dengan design macam ini karena udara yang cenderung panas dan lembab.
  3. Sistem Ruang Terintegrasi
    Untuk menyempurnakan design rumah sederhana dengan ramah lingkungan di kawasan tropis, Stephanie Horowitz’s menambahkan untuk membangun ruangan yang terintegrasi sehingga tidak terlalu banyak sekat. Jadikan satu ruangan sebagai pusat aktivitas, sehingga menjadi hall luas untuk segala aktivitas anggota keluarga. Ini selain menghemat penerangan di malam hari, juga ruangan yang luas biasanya memberi keleluasaan lebih untuk udara mengalir dengan lebih baik.

Bagaimana konsep design rumah sederhana menurut Stephanie Horowitz’s ini? Apakah layak menjadi contekan design hunian Anda?

Bacaan Terkait: