HOME
Home » Renovasi » Rencana Anggaran Untuk Biaya Renovasi Rumah

Rencana Anggaran Untuk Biaya Renovasi Rumah

Posted at November 30th, 2014 | Categorised in Renovasi

Biaya renovasi rumah harus diperhitungkan dengan cermat, dan sediakan dana sebesar biaya yang telah Anda hitung plus 50% sebagai dana cadangan. Karena sudah sangat mafhum bahwa renovasi rumah pasti akan merembet dari hal yang direncanakan semula.

Banyak orang memutuskan membeli hunian dengan disesuaikan pada kondisi dan kebutuhan saat ini. Namun ketika kondisi dan kebutuhan sudah berkembang, kemudian hunian tersebut akan dikembangkan pula menyesuaikan kebutuhan Anda dengan cara renovasi.

Begitu bicara soal renovasi, maka kita sudah pasti akan membicarakan soal biaya renovasi rumah tersebut. Karena sejak awal rencana renovasi, Anda perlu menghitung dengan seksama anggaran renovasi rumah sesuai dengan rencana desain yang Anda inginkan. Nantinya dari sini Anda baru bisa melakukan sistem perhitungan anggaran hingga penyesuaian ketersediaan dana dengan rencana renovasi.

Kadang ketika melakukan perhitungan biaya renovasi rumah, kebanyakan orang tidak tau dengan pasti langkah renovasi apa saja yang akan menjadi pos biaya dan perlu Anda anggarkan di awal. Karena itulah kali ini kami akan membantu Anda melihat pos-pos biaya dari proses renovasi rumah sebagai panduan untuk Anda.

Anggaran Biaya Renovasi Rumah Biaya Renovasi Rumah RAB Biaya Renovasi Rumah Tingkat Menghitung Biaya Renovasi Rumah

Pos-Pos Anggaran Biaya Renovasi Rumah

  1. Biaya persiapan
    Di sini Anda perlu menyiapkan biaya desain dan blue print, termasuk pula biaya pembongkaran, pembersihan lahan hingga pembuangan puing bangunan lama. Dalam proses ini mungkin Anda perlu mengeluarkan biaya bila Anda perlu mendapatkan suplai listrik dan air tambahan dalam proses inovasi.
  2. Biaya pembangunan
    Pokok dari biaya proses pembangunan ini adalah biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja. Biaya dihitung dari sejak penggalian untuk fondasi, pemasangan fondasi, proses pembentukan dinding, pemasangan atap sampai proses pengecatan, pemasangan keramik, sistem sanitasi dan beberapa unsur dekorasi desain. Proses ini memerlukan Anda untuk survey, untuk mendapatkan pilihan baku dengan harga dan kualitas yang sesuai harapan.
  3. Biaya instalasi
    Dalam proses akhir dari rumah, Anda akan memasang listrik, aliran air, telepon untuk hunian ini. Ditambah lagi dengan pemasangan lampu, AC, oven listrik dan sebagainya. Semua pemasangan ini sudah tentu akan memakan biaya mulai dari pembelian produk hingga pemasangannya. Sudah barang tentu hal ini perlu pula Anda anggarkan.

Itulah tadi 3 pos biaya renovasi rumah yang perlu Anda ketahui ketika mulai merencanakan renovasi untuk hunian Anda. Dari sinilah nanti Anda baru bisa membentuk anggaran renovasi.

Biaya Renovasi Rumah Tingkat Tipe 36

Anggaran renovasi rumah tipe 36 atau tipe 45 yang akan dirubah menjadi rumah tingkat 2 lantai, dapat dihitung secara garis besar berdasar luas. Berapa luas lantai 2 yang akan dibangun? Saat tulisan ini dibuat biaya itu pada kisaran 2,5 juta rupiah per meter persegi. Harga bervariasi tergantung lokasi, berkaitan dengan harga-harga.

Misal, jika lantai 2 yang Anda rencanakan tersebut luasnya 25 meter persegi, maka biaya yang dibutuhkan sekitar 62,5jt. Itu belum termasuk tangga dan renovasi lantai 1, sekitar 20jt. Maka total anggaran renovasi rumah adalah 82,5jt. Namun Anda harus menyediakan dana sekitar 100jt, mengantisipasi kenaikan harga dan merembetnya renovasi pada renovasi lain diluar perhitungan.

Tips renovasi rumah yang paling pentuing adalah: JANGAN SAMPAI RENOVASI MEREMBET DILUAR HAL YANG TELAH ANDA RENCANAKAN, agar anggaran tidak membengkak.

Bacaan Terkait: