HOME
Home » Beli Rumah » Tips Membeli Rumah Baru Di Dalam Perumahan Tahap 2

Tips Membeli Rumah Baru Di Dalam Perumahan Tahap 2

Posted at February 9th, 2015 | Categorised in Beli Rumah

Pada kesempatan sebelumnya kami sudah membahas mengenai tips membeli rumah baru di dalam perumahan tahap pertama, kali ini kami akan melanjutkan pembicaraan mengenai tips membeli rumah baru perumahan tahap kedua.

Tips Membeli Rumah Baru Perumahan Jakarta Tips Membeli Rumah Baru Perumahan Mewah Depok Tips Membeli Rumah Baru Dari Developer Tips Membeli Rumah Baru KPR

Tips Membeli Rumah Baru Lebih Lanjut

Pada tahap kedua ini Anda sudah mengantongi hal-hal terkait fisik rumah baik itu kualitas bangunan, harga dan fasilitas serta lingkungan yang menyertai hunian. Kini Anda akan kami arahkan pada bagaimana membeli rumah setelah Anda sudah menentukan pilihan, yakni tahap pembayaran dan pengajuan kreditnya, yakni sebagai berikut

  1. Pastikan status rumah
    Tips membeli rumah baru yang pertama ini adalah memastikan status rumah atau lahan. Meski sekarang cukup jarang rumah dengan model Sertifikat Hak Guna, tetapi ada baiknya Anda pastikan lagi. Sebaiknya pilih rumah dengan Sertifikat Hak Milik karena cara ini lebih praktis, Anda tidak harus memperpanjang hak guna setiap periode. Sertifikat Hak Milik (SHM) memiliki status hukum yang lebih tinggi.
  2. Pahami harga yang ditawarkan
    Anda harus benar-benar paham harga sebenarnya yang perlu Anda setorkan kepada pihak developer. Uang tanda jadinya, uang DP, sistem angsurannya, serta segala pajak-pajak terkait. Karena kadang Anda tidak menyadari kalau harga yang disebutkan pihak developer bisa jadi bukan harga bersih dan diluar dugaan ada sederet biaya tambahan yang tidak Anda siapkan sebelumnya.
  3. Survey sistem kredit bank
    Tips membeli rumah baru yang keempat ini merupakan poin yang sangat penting jika Anda berencana menggunakan sistem pembayaran kredit rumah. Jangan ragu untuk berburu sistem kredit yang paling sesuai dengan kemampuan keuangan Anda. Bila perlu ajukan ke beberapa nama bank sekaligus untuk alternatif bila pengajuan Anda tidak lancar. Pahami dengan baik setiap syarat pengajuan sebelum benar-benar mengajukan kredit dan termasuk pula besaran cicilan serta syarat keuangan lain. Jangan sampai Anda salah paham dan akhirnya menyediakan dana di bawah seharusnya. Ada baiknya juga Anda menjalin komunikasi yang baik dengan pihak pemasar dari bank, pihak notaries dan pihak developer.
  4. Pastikan masa pemeliharaan
    Pastikan kapan tanggal pemeliharaan karena selama masa ini pihak developer masih bersedia memberikan garansi terhadap bangunan. Dan selama masa ini pula sebaiknya hindari pembangunan dan renovasi supaya tidak mengganggu masa garansi.
  5. Pastikan kondisi rumah
    Untuk membuat rumah 100% siap huni ada baiknya Anda melakukan penyesuaian. Misalkan dengan memasang pompa air serta toren sebagai alternatif PDAM, memasang teralis, memasang pagar dan sebagainya.

Itu tadi 5 poin kedua dari tips membeli rumah baru dalam perumahan untuk referensi Anda dalam membeli rumah baru. Semoga referensi ini bisa memandu Anda dalam membeli rumah baru bagi keluarga Anda.

Bacaan Terkait: